Rizal Ramli Tantang Jokowi Agar Cepat Bereskan Perekonomian Indonesia


  Pandemik virus corona baru (Covid-19) yang berimbas kepada perekonomian negara dinilai begawan ekonomi Rizal Ramli tidak bisa diselesaikan dalam waktu cepat oleh Presiden Joko Widodo.

Pasalnya, dia melihat sejumlah sektor yang menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi dalam negeri tidak disupport dengan baik oleh pemerintah.

Sebagai contohnya, sosok yang kerab disapa RR ini menyebutkan program kredit perbankan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dialokasikan pemerintah lebih sedikit ketimbang usaha besar.

“Hari ini total kredit perbankan untuk usaha kecil dan menengah kurang dari 20 persen. Yang 80 persennya ke yang pengusaha besar, padahal pengusaha besar banyak cara untuk cari modal,” ujar RR dalam acara virtual Ngopi Bareng RR berdama Gus Aam bertajuk ‘Membangkitkan Ekonomi Pesantren di Tengah Pandemik, Keniscayaan atau Ilusi?’, Senin (24/8).



Padahal, sambung RR, UMKM bisa mendokrak perekonomian domestik karena mampu menyerap banyak tenaga kerja, dan ujungnya meningkatkan konsumsi masyarakat.

Sementara pengusaha besar tidak akan mau meningkatkan kapasitas produksinya di tengah kondisi corona ini. Justru yang ada mereka membeli emas, obligasi, dan atau suatu aset untuk mengamankan uangnya.

“Tentu saja yang besar akan cari jalan sendiri. Jual obligasi, saham, pinjam duit ke luar negeri, mereka tau kok pilihannya. Walupun mereka dinina bobokan di sistem perbankan yang ada,” ungkapnya.